MAHASISWA DAN ORGANISASI (jangan takut kurang tidur)


Menjadi seorang Mahasiswa mungkin ada yang berpendapat bahwa itu sebuah pilihan dan ada juga yang menganggap menjadi Mahasiswa adalah sebuah keberuntungan. Fenomena dunia Pendidikan yang dirasakan oleh masyarakat menengah ke bawah adalah bila tingkat Pendidikan semakin tinggi begitupun biaya yang harus di keluarkan, dan tidak sedikit masyarakat yang terpaksa anaknya tidak melanjutkan jenjang Pendidikan selanjutnya, namun dalam hal ini tidak mematikan semangat anak bangsa karena keinginan kuat untuk melanjutkan jenjang Pendidikan membuat seseorang berusaha keras untuk meringankan biaya, ada yang mencari beasiswa sampai kerja sambilan. Ogut sangat reaspect sama temen-temen yang semangatnya luar biasa untuk mencapai gelar sarjana demi mewujudkan masa depan yang sudah mereka rencanakan dan juga untuk membanggakan orang tua pastinya.


Namun, untuk Mahasiswa mungkin bukan hanya nilai dan gelar saja yang kita capai tetapi alangkah baiknya ada wadah untuk mengasah pola pikir, softskill, hardskill, knowledge ataupun untuk networking dan juga teamwork untuk kedepannya. Karena nilai yang sudah kita dapatkan dibangku kuliah belum menuntut kemungkinan mampu menjadi jaminan untuk mengarungi kehidupan yang nyata pasca sarjana. Didalam dunia kampus kita akan belajar tentang teori dikelas, sedangkan kita juga harus disandingkan dengan praktik yang sebenarnya, mengenai sosial pastinya tak bisa dihindari dan juga wawasan-wawasan yang harus ditambah selain dari kampus tentunya.


Oleh karena itu, tidak sedikit Mahasiswa yang mencari tantangannya dan mengasah kemampuan. Dan diantara Mereka akan mencari lewat organisasi yang sudah disediakan oleh kampus biasanya. Berbagai macam minat bakat yang menampung potensi yang sudah ada untuk diasah hingga mereka bisa mengekspresikan diri mereka melalui hobby yang mereka tekuni, menarik pastinya untuk kalangan Mahasiswa semester awal tentunya, ataupun mereka yang memang mendarah daging dengan organisasi.


Berbicara mengenai organisasi tentu akan banyak macamnya hingga berbagaimacam isi, visi dan misinya. Tak jarang mereka menggunakannya untuk menarik minat calon anggotanya, dimana itu akan memberikan efek menguntungkan bagi mereka yang memang tertarik. Mengasah jiwa kepemimpinan, belajar menganalisis lebih kritis, bekerja tim yang dibarengi relasi bertambah itu salah satu yang biasanya menjadi tujuan adanya organisasi tersebut. Mereka yang akan menjadi salah satu bagian dari anggota akan banyak belajar tentunya bisa dibilang menambah pengalaman disamping menambah wawasan.


Lalu, tak jarang juga banyak yang tidak ikut kegiatan apapun pada masa perkuliahan karena tidaklah asing kata SIBUK akan menghantui Mereka dalam kesehariannya hingga kitapun akhirnya mengeluarkan tenaga lumayan ekstra untuk mengatur semuanya, mengimbangi tujuan utama menyelesaikan SKS dan lulus cepat dengan kegiatan super rewel. Mungkin itu salah satu pilihan mereka untuk lebih baik tidak ikut saja dan mungkin ada alasan-alasan lainnya yang mendasari.


Karena sifat daripada organisasi itu tidak memaksa itupun hak masing-masing memilih. Dan yang pasti yang perlu kita pahami disini adalah itu semua tergantung pelaku yang menjalaninya, manfaat atau hikmahnya itu didapat bagaimana proses yang Kita benar-benar jalani. Bahwasannya dalam proses itu akan banyak lika-liku dan tentunya menjadi jalan pendewasaan kita dalam bersikap, bertindak dan mengambil keputusan.


Organisasi sering mendapat perhatian lebih mulai dari kalangan Mahasiswa lain yang tidak ikut, sampai boleh jadi Dosen yang peduli terhadap perkembangan Mahasiswa dikelas dan juga menilai karakter Mahasiswa yang mengikuti organisasi ataupun yang tidak, itu urusan sudut pandang aja ya jadi jangan serius-serius nanti giliran diseriusin ngilang, wkwk canda ya.


Sependek pengetahuan dan pengalaman ogut dalam berorganisasi yang mana banyak sekali macamnya organisasi yang ada sekarang mulai dari organisasi kemahasiswaan dan ada juga organisasi kemasyarakatan dan pemuda. Kalian semua punya hak memilih mau terjun dunia organisasi yang mana. Namun untuk ogut keduanya sama pentingnya, ini kembali lagi berdasarkan sudut pandang jadi yang melatar belakangi kenapa ikut organisasi, point yang pertama: menjadi Mahasiswa itu keberuntungan karena kita memiliki pangkat tertinggi dalam tingkat pendidikan formal, yang selalu digenbor-genborkan mahasiswa memiliki peran sebagai Agen of Change, Sosial Control, Guardian of Value, Iron Stock, dan Moral Force. Mungkin kita bisa melihat kenapa adanya peran itu semua, Najwa Shihab atau akrab disapa mbak Nana pernah dalam nasarinya menyampaikan begini “Dengan kondisi negeri yang sedang tidak baik-baik saja, berpesan kepada mahasiswa agar dapat mengisi kekosongan peran yang ada. Karena sejak dulu, anak muda selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa. “Wajarlah negeri ini banyak berharap pada mahasiswa untuk lebih berani bersuara dan menunjukan keberpihakan terhadap isu-isu publik dan republik,” ungkapnya. Jadi salah satu langkah kecil yang ogut coba yaitu dengan memilih organisasi yang pas dan belajar memahami bagaimana setiap prosesnya.


Point kedua: sebenarnya tidak dari organisasi saja, namun kebetulan ogut ikut organisasi jadi ada sesuatu yang didapat yaitu belajar berfikir kritis terhadap apapun itu dengan paradigma yang luas, walaupun ogut belum cakap tapi ya setidaknya terus belajar. Dan banyak banget point yang didapat kalau ditulis satu-satu kebanyakan karena sependek proses yang ogut jalani itu banyak pesan yang didapat cuman yang susah didapatkan itu Dia.


Ada sedikit opini terkait kaum-kaum Mahasiswa yang sudah memilki jalan prosesnya yaitu saling toleran aja dan mungkin bisa saling diskusi kan asik apalagi ngopinya bareng Dia kan, lakukanlah apa yang kamu mau jika itu masih dibatas kebaikan tetapi ingat jangan menodai hati dengan kesombongan atau menodai hati karena ketidaksukaan, tetaplah belajar dimanapun kalian berada dan dengan siapapun yang kalian temui. Jadi jika ada yang merendahkan salah satu pihak itu bukanlah tindakan bijak Brother and Sister


Dan ingatlah kesuksesan bukan diukur dari organisasinya, keterampilan, kepintaran dan sebagainya namun oleh jalan yang kalian pilih dan pola pikir yang kalian bentuk. Dan sukses itu relatif tergantung rasa syukur yang ada pada dalam diri kalian.



Comments

Popular posts from this blog

Harga Geprek Langgananku Naik!

MANUSIA

Tulisan Tanggal 30/09/2022