Posts

Showing posts from January, 2022

Kata "TERLALU" selalu melekat pada Perempuan

Image
"Menjadi perempuan memang tidak gampang", mungkin bagi sebagian perempuan akan berkata seperti itu. Terlalu banyak tuntutan  sampai kritikan bahkan pertanyaan yang relatif ke perempuan Saat berada di lingkungan masyarakat. Ada kutipan puisi yang tadinya sempat kudengar dari mbak najwa Shihab di chanel youtubenya. Dan aku pun akhirnya Penasaran keseluruhan dari Narasi puisi ciptaan Lucia prandarini. Judulnya: "Perempuan-perempuan Yang Terlalu" Perempuan-perempuan memang selalu terlalu Gincu terlalu merah untuk sekedar mengantar anak ke Sekolah Rok terlalu pendek, Pantas saja diganggu Hijab terlalu panjang hati-hati jatuh saat naik sepeda Tertawa terlampau kencang Melihat ponsel terlalu sering Dandan berlebihan, nanti jadi godaan  Terlalu sibuk, tak sempat menunggui anak belajar Gajinya terlalu tinggi, apalagi jabatannya Sekolah terus, cita-cita terlalu banyak Terlalu cerdas, nanti susah cari Suami Terlampau pintar cari uang Pendapatan Istri jangan lebih tinggi dari S...

Cerita Yang Baru Tersampaikan

Image
Tak ingat tanggal berapa catatan ini aku tulis, yang aku ingat betul tulisan ini kubuat disaat kegabutan melanda perempuan berwajah penuh bintang kejora dimalam hari lalu hihihi Jadi isinya bercerita menggunakan bahasanya yang terlalu sederhana bahkan terlalu sederhananya mungkin orang tak akan paham apa maksudnya, tapi jika memang tak paham kata yang kurangkai itu bukanlah suatu masalah kronis yang butuh penjelasan karena tulisan itu sudah bentuk ungkapan dari isi hati dan pikirannya. Jika tidak paham aku tak memaksa kalian karena ini sebuah paksaan ku ingin mengisi lembar putih yang kubiarkan kosong belakangan ini. Aku tidak menggunakan bahasa yang sesuai anjuran kepenulisan, tapi setidaknya aku menggunakan bahasa negaraku hehehe.... Haiiii kita mulai saja yuks... Ingin mengucapkan terimakasih banyak untuk diriku ya... Diriku adalah suport sistem yang gak ada lawannya setelah nomor satunya Allah SWT. Sebenarnya ini juga sebagai pelipur untuk diriku agar terus melangkah, walau arah ya...